• Pratu Sugiono, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 645/Gardatama Raya asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, gugur saat menjalankan tugas negara.
• Ia meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal kendaraan dinas di Kampung Obakma, Yalimo, Papua Pegunungan, pada Minggu (18/10/2026).
• Jenazah almarhum dipulangkan ke Sampit dan dimakamkan secara terhormat melalui Upacara Pemakaman Militer.
• Prosesi pemakaman militer tersebut dipimpin oleh Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit, Letnan Kolonel Inf Dwi Candra Setyawan.
• TNI Angkatan Darat menyampaikan rasa kehilangan dan duka mendalam atas pengabdian Pratu Sugiono demi kedaulatan NKRI.
SAMPIT, Kanalindependen.id – Duka mendalam menyelimuti Bumi Habaring Hurung. Salah satu putera terbaik asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Pratu Sugiono, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 645/Gardatama Raya, gugur saat menjalankan tugas negara di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.
Almarhum gugur akibat musibah kecelakaan tunggal kendaraan dinas di Kampung Obakma, Yalimo, pada Minggu (18/10/2026). Jenazah almarhum Pratu Sugiono bin Djamaludin M dipulangkan ke tanah kelahirannya di Sampit dan dimakamkan secara terhormat melalui Upacara Pemakaman Militer.
Prosesi pemakaman militer yang berlangsung penuh khidmat dan haru tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit, Letnan Kolonel Inf Dwi Candra Setyawan.
Dalam inspeksi upacara, Dandim 1015/Sampit menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI Angkatan Darat yang mengabdikan jiwa raganya demi tegaknya kedaulatan NKRI.
“Dengan dipanggilnya almarhum menghadap Tuhan Yang Maha Esa, kita semua merasa kehilangan salah satu putra terbaik TNI yang semasa hidupnya telah mendarmabaktikan jiwa raganya untuk kepentingan bangsa dan negara. Atas nama TNI-AD dan keluarga besar Kodim 1015/Sampit, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” tutur Letkol Inf Dwi Candra Setyawan dalam amanatnya di Sampit.
Penghormatan Terakhir Prajurit Pamtas RI-PNG
Pelepasan jenazah Pratu Sugiono diiringi tembakan salvo oleh pasukan jajaran Kodim 1015/Sampit sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi dan pengorbanannya di garis terdepan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Dandim 1015/Sampit menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh kerabat, masyarakat, serta instansi terkait yang turut mengawal kedatangan jenazah hingga kelancaran prosesi pemakaman militer.
Seluruh jajaran TNI-AD menyampaikan doa agar amal ibadah serta darma bakti Pratu Sugiono diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga almarhum Djamaludin M diberikan ketabahan dan kekuatan lahir batin.
Pemakaman militer tersebut menandai penghormatan institusi TNI kepada Pratu Sugiono atas pengabdiannya sebagai prajurit. Almarhum dimakamkan di kampung halamannya, Sampit, setelah gugur dalam penugasan di Papua Pegunungan. (***)