• Hotman Siagian mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit pada Selasa, 20 Oktober 2026, setelah menjabat selama 1 tahun 5 bulan sejak 9 Mei 2025.
• Hotman Siagian akan menempati posisi baru sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Jakarta Utara, mulai 23 Oktober 2026.
• Selama kepemimpinannya di Sampit, ia mencatatkan sejumlah capaian, termasuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai 135 persen dari target nasional pada 2025 dan serapan anggaran DIPA 99,94 persen.
• Capaian lainnya meliputi peningkatan penerbitan sertifikat keselamatan kapal (2.954 pada 2025), peningkatan aktivitas keluar masuk kapal, pengembangan inovasi digital SI-JELAWAT, serta beberapa penghargaan yang diraih KSOP Sampit.
• Posisi Kepala KSOP Kelas III Sampit untuk sementara dijabat oleh Plt. Capt Indra Novel Sinaga sejak 15 Oktober 2026, sementara Luis Setiawan mengisi jabatan Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal.
SAMPIT, kanalindependen.id – Hotman Siagian resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit dengan meninggalkan sejumlah capaian kinerja selama 1 tahun 5 bulan bertugas.
Mulai dari realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang mencapai 135 persen dari target nasional pada 2025, peningkatan pengawasan keselamatan kapal, peningkatan penerbitan sertifikat keselamatan kapal, hingga pengembangan inovasi digital pelayanan kepelabuhanan.
Belasan capaian tersebut menjadi bagian dari hasil kerja yang dipaparkannya dalam acara Coffee Morning dan Pelepasan Kepala KSOP Kelas III Sampit di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Selasa (20/10/2026).
”Hari ini menjadi hari yang bersejarah dan penting bagi saya, karena setelah 1 tahun 5 bulan bertugas di Kantor KSOP Kelas III Sampit sejak 09 Mei 2025, saya menerima amanah tugas baru sebagai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa, Jakarta Utara mulai 23 Oktober 2026,” kata Hotman Siagian.
Hotman menyampaikan pesan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengenai prinsip profesionalitas dalam rotasi jabatan. Menurutnya, penempatan pejabat harus mengedepankan kompetensi, rekam jejak, dan kinerja, bukan kepentingan pribadi.
”Perpindahan jabatan ini murni didasarkan pada penilaian profesional, rekam jejak, dan kinerja, tanpa adanya transaksi finansial maupun sekadar kedekatan pribadi,” katanya, mengutip arahan Menteri Perhubungan pada 14 Oktober 2026 saat ia dilantik sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa.
Ia menegaskan, pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi dan upaya penyegaran untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
”Mutasi atau rotasi yang terjadi dalam satu sistem organisasi merupakan satu hal yang sangat wajar dan harus dilakukan dengan baik oleh pejabat yang digantikan ataupun yang menggantikan dalam mewujudkan integritas pelayanan, optimis, humanis serta bekerja dengan hati,” ujar Hotman.
PNBP Lampaui Target Nasional, Aktivitas Kepelabuhanan Meningkat
Sebelum pamit, ia meninggalkan sejumlah capaian kinerja diantaranya, realisasi PNBP yang tercatat mencapai 135 persen dari target nasional, sedangkan serapan anggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) mencapai 99,94 persen.
Hingga 20 Oktober 2026, realisasi PNBP KSOP Sampit tercatat sebesar 84,64 persen, sedangkan realisasi DIPA mencapai 68,24 persen.
Capaian tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas pelayanan dan pengawasan keselamatan kapal. Sepanjang 2025, KSOP Kelas III Sampit menerbitkan 2.954 sertifikat keselamatan kapal, meningkat 56 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Aktivitas keluar masuk kapal dan bongkar muat juga mengalami peningkatan mencapai 16.206.406 ton, naik 55,73 persen. Sementara itu, data kunjungan dan keberangkatan kapal mencapai 9.493.390, meningkat 34,33 persen dibandingkan 2024.
Hotman menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan semata-mata keberhasilan internal KSOP. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi pelayanan serta pengawasan transportasi laut.
Semua tugas dan capaian tersebut dapat diraih, terealisasikan atas sinergitas, kolaborasi dan dukungan serta kerja sama dengan TNI/Polri, Kantor Kementerian/Pemda Kabupaten Kotawaringin Timur/lembaga/instansi terkait, para pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sampit yang terus berupaya meningkatkan integritas pelayanan dan bekerja dengan hati nurani,” ungkapnya.
Atas capaian kinerja tersebut, KSOP Kelas III Sampit juga meraih penghargaan terbaik kedua SMRT Challenge kategori Lomba Video Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.
KSOP Kelas III Sampit turut menyelenggarakan posko angkutan laut Natal 2025 dan angkutan Lebaran 2026 melalui koordinasi dengan berbagai pihak. Atas keberhasilan mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Hotman menerima penghargaan dari Bupati Kotim Halikinnor.
”Terima kasih kepada Pak Bupati Kotim atas penghargaan yang telah diberikan kepada kami,” ucap Hotman dihadapan Halikinnor yang juga turut hadir dalam acara Coffee Morning tersebut.
Selain itu, KSOP Kelas III Sampit meraih predikat terbaik kedua 2026 dalam kategori penyusunan laporan keuangan tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) tingkat sedang se-Kalimantan Tengah dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.
Inovasi Digital dan Legalitas Kapal Jadi Perhatian
Dalam aspek peningkatan pelayanan publik, Hotman menyampaikan pengembangan SI-JELAWAT, singkatan dari Sistem Integrasi Jajak Evaluasi, Layanan Administrasi dan Wadah Aspirasi Terpadu.
Inovasi tersebut dikembangkan sebagai sarana monitoring dan evaluasi pelayanan yang transparan, responsif, serta akuntabel.
Berdasarkan data yang disampaikan, mutu pelayanan melalui sistem tersebut memperoleh rata-rata nilai A atau kategori sangat baik selama periode 26 Januari hingga 20 Oktober 2026.
Peningkatan layanan juga dilakukan melalui pemanfaatan sistem Inaportnet dan MaritimHUB bagi pengguna jasa di wilayah Pelabuhan Sampit.
Di bidang legalitas kapal, KSOP melaksanakan pengukuran dan penerbitan E-Pas Kecil untuk kapal di bawah GT 7, sosialisasi keselamatan pelayaran, serta pembagian jaket pelampung gratis di wilayah Pegatan.
Hotman memaparkan, pada periode 2019–2021 telah diterbitkan 1.253 pas kecil. Sementara itu, sejak 2022 hingga 18 September 2026, penerbitan E-Pas Kecil mencapai 644 dokumen. Dengan demikian, total pas kecil yang diterbitkan dalam kedua periode tersebut mencapai 1.897 dokumen.
”Penerbitan dokumen ini menjadi bagian dari upaya kami memberikan kepastian legalitas kapal sekaligus mendorong pemenuhan ketentuan keselamatan pelayaran,” ujarnya.
Pada 2026, KSOP Kelas III Sampit juga merealisasikan progres penggantian dermaga kapal patroli untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keandalan armada dalam menjalankan pengawasan serta menjaga keselamatan pelayaran.
”Realisasi kapal patroli di wilayah Bagendang, hngga saat ini sudah mencapai 60 persen, kami berharap pembangunannya selesai tahun ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hotman menyampaikan sejak ia pindah tugas, posisi jabatan Kepala KSOP Kelas III Sampit dijabat oleh Capt Indra Novel Sinaga sebagai pelaksana tugas (Plt) terhitung sejak 15 Oktober 2026. Secara defenitif, Indra masih menjabat sebagai Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas III Sampit.
Selain pergantian kepala kantor, posisi Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal yang sebelumnya dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Herianto, juga digantikn oleh Luis Setiawan yang sebelumnya bertugas di KSOP Kelas I Balikpapan.
Hotman memperkenalkan sekaligus menyambut kehadiran Luis dan berharap koordinasi serta kolaborasi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan.
”Kami doakan dan percaya bahwa Bapak Luis akan dapat melanjutkan perjuangan sinergitas dan kolaborasi untuk mewujudkan pelayanan prima di Kota Sampit yang kita cintai ini,” ujarnya.
Sementara itu, Capt Indra Novel Sinaga, juga turut menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Hotman Siagian.
Indra mengatakan, arahan dan evaluasi yang diberikan selama bekerja bersama Hotman menjadi bekal bagi jajaran KSOP untuk menjalankan tanggung jawab kedinasan dengan lebih baik.
”Selama bekerja bersama Bapak Hotman, banyak pelajaran dan pengalaman yang kami peroleh. Tugas di KSOP Kelas III Sampit mempertemukan kita dengan berbagai tugas dan tanggung jawab, mulai dari pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa, pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran, hingga koordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Indra.
Apresiasi juga disampaikan Bupati Kotim Halikinnor kepada Hotman Siagian atas pengabdian selama memimpin KSOP Kelas III Sampit.
”Atas nama pemerintah daerah dan mewakili seluruh masyarakat Kotawaringin Timur, kami menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Pak Hotman Siagian. Teriring doa semoga beliau beserta keluarga selalu diberikan kesehatan dan meraih kesuksesan yang lebih besar di tempat penugasan yang baru,” ujar Halikinnor.
Ia menilai Hotman telah membangun hubungan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah, menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, serta menjalin komunikasi dengan pelaku usaha, masyarakat, dan insan pers.
”Kepemimpinan yang baik tidak diukur dari lamanya waktu, tetapi dari kesan, capaian dan manfaat yang ditinggalkan,” ujar Halikinnor.
Menurutnya, sejumlah capaian selama masa kepemimpinan Hotman menjadi bagian dari rekam jejak yang patut diapresiasi. Salah satunya adalah pengembangan inovasi pelayanan digital yang terintegrasi dengan Kementerian Perhubungan.
”Inovasi pelayanan dan kemitraan lintas instansi penting untuk dipertahankan agar kualitas pelayanan publik di sektor kepelabuhanan terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perpindahan tugas merupakan hal lumrah dalam perjalanan pengabdian seorang aparatur negara. Karena itu, hubungan baik yang telah terjalin diharapkan tidak berhenti hanya karena pergantian penugasan.
Halikinnor berharap Hotman memperoleh kelancaran dalam menjalankan amanah baru sebagai Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat kekeliruan, baik dalam hubungan kedinasan maupun pribadi.
”Perpindahan tugas hanyalah rotasi tempat penugasan. Sebagai ASN, kita ibarat prajurit yang harus siap ditempatkan di mana saja. Namun, perpindahan tugas ini tentu tidak memutuskan tali silaturahmi yang sudah terjalin sangat erat selama ini. Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada beliau di tempat tugas yang baru dan semoga tidak melupakan Kota Sampit,” pungkasnya. (hgn/ign)