• Warga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digemparkan oleh penemuan benda misterius menyerupai bangkai pesawat di area perkebunan sawit PT Agro Bukit, Blok G.37/38, pada Senin (19/10/2026) pagi.
• Penemuan ini terjadi sehari setelah suara dentuman keras dan getaran hebat menggelegar di beberapa wilayah Kotim pada Minggu (18/10/2026) pasca-Magrib.
• Objek yang ditemukan berukuran sedang dan tampak hancur sebagian, terdiri dari material kabel, panel logam, dan struktur komposit, yang videonya viral di media sosial.
• Bersamaan dengan laporan dentuman, beredar pula dokumentasi foto benda bercahaya (fireball) yang melintas di langit malam Kotim, menguatkan dugaan objek luar angkasa atau sampah antariksa.
• Otoritas gabungan, termasuk Polres Kotim, Pemkab Kotim, BRIN, AirNav, dan Kemenhub, didesak untuk segera melakukan investigasi ilmiah transparan.
• Masyarakat diimbau keras untuk tidak menyentuh, membongkar, atau mengambil komponen dari lokasi kejadian sebelum dinyatakan bebas dari bahan berbahaya toxic/radiatif.
SAMPIT, Kanalindependen.id – Warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendadak digemparkan oleh rangkaian peristiwa misterius yang memicu teka-teki besar. Sehari setelah suara dentuman keras menggelegar dan memicu getaran hebat pada Minggu (18/10/2026) petang, sebuah benda misterius dengan komponen menyerupai bangkai pesawat ditemukan di area perkebunan sawit PT Agro Bukit, Blok G.37/38, Senin (19/10/2026) pagi.
Dalam rekaman video durasi pendek yang mendadak viral di media sosial, objek berukuran sedang tersebut tampak hancur sebagian dengan rincian material kabel, panel logam, dan struktur komposit yang terserak di antara pohon kelapa sawit.
Perekam video secara eksplisit menyebut objek tersebut mirip dengan puing pesawat atau perangkat antariksa.
“Kami menemukan benda mungkin bangkai pesawat, karena masih ada kabel-kabelnya ini,” tutur seorang warga dalam rekaman video penemuan di lokasi PT Agro Bukit.
Dentuman Magrib Getarkan Kaca Rumah, Benda Bercahaya Melintas di Langit Kotim
Penemuan objek misterius ini terjadi selang beberapa jam dari insiden dentuman dahsyat yang menghentak wilayah Cempaga Hulu, Telawang, Mentawa Baru Ketapang (MBK), hingga Baamang pada Minggu (18/10/2026) pasca-Magrib.
Sejumlah saksi mata melaporkan getaran kuat yang menyertai dentuman keras tersebut. Vina, warga MBK, mengaku dikejutkan oleh suara bergemuruh yang disangkanya merupakan truk material, sementara Wiwik dan Aina mengonfirmasi getaran yang ditimbulkan cukup kuat hingga merobohkan tiang jemuran serta menggetarkan kaca jendela rumah.
Bersamaan dengan laporan dentuman, beredar pula dokumentasi foto yang memvisualisasikan benda bercahaya (fireball) melintas di langit malam Kotim sebelum akhirnya padam, menguatkan dugaan adanya objek luar angkasa atau sampah antariksa (space debris) yang jatuh menembus atmosfer Bumi.
Kemunculan benda menyerupai bangkai pesawat yang didahului dentuman bergetar merupakan fenomena serius yang membutuhkan investigasi ilmiah transparan (scientific investigation) oleh otoritas gabungan. Penanganan cepat diperlukan untuk meredam spekulasi liar serta mengantisipasi potensi bahaya zat kimia/radiasi dari benda asing tersebut.
Polres Kotim bersama Polsek setempat didesak segera memasang garis polisi (police line) di Blok G.37/38 PT Agro Bukit. Masyarakat dan pekerja kebun diimbau keras untuk tidak menyentuh, membongkar, atau mengambil komponen kabel/logam dari lokasi kejadian sebelum dinyatakan bebas dari bahan berbahaya toxic/radiatif.
Pemkab Kotim dan Polres dituntut berkoordinasi langsung dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) serta AirNav/Kemenhub untuk mengidentifikasi secara pasti apakah pecahan tersebut merupakan sampah satelit, roket, pendorong antariksa, atau komponen pesawat udara. (***)