Intinya sih...
  • Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, menyelenggarakan program PANsar Ramadan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
  • Pada Senin, 16 Maret 2026, program yang awalnya menyediakan beras SPHP dari Bulog dengan harga terjangkau tersebut, diubah menjadi pembagian gratis lebih dari 1.000 paket beras setelah kedatangan Syauqie.
  • Pada hari yang sama, lebih dari 2.000 masyarakat Kotim juga menghadiri acara buka puasa bersama Muhammad Syauqie di Rins Ballroom, Sampit.
  • Menurut Anggota DPRD Kotim sekaligus Ketua Panitia, Dadang Siswanto, program ini bertujuan untuk berbagi beras gratis kepada warga Sampit tanpa membedakan warna politik.
  • Muhammad Syauqie menjelaskan bahwa PANsar merupakan bagian dari gerakan nasional PAN selama Ramadan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dan memperkuat ketahanan pangan.

SAMPIT, kanalindependen.id – Kedatangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN Muhammad Syauqie membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.

Program PANsar Ramadan berupa penyediaan beras Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang tadinya berbayar dengan harga terjangkau, berubah gratis setelah kedatangan Muhammad Syauqie.

Beras SPHP dari Perum Bulog ini cukup familiar di kalangan masyarakat. Karena, harganya dikisaran Rp60 ribu per kemasan 5 kg, namun juga berkualitas medium yang jadi incaran masyarakat.

”Awalnya PANsar murah ini berbayar dengan harga terjangkau. Kami sediakan lebih dari 1.000 kupon untuk memudahkan dalam teknis pembagian beras. Tapi, dalam perjalanannya, saat kedatangan Pak Syauqie lebih dari 1.000 beras dibagikan kepada masyarakat secara gratis,” kata Dadang Siswanto Anggota DPRD Kotim yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Penyelenggara PANsar dan Buka Puasa Bersama di Rins Ballroom, Senin (16/3/2026).

Setelah pembagian beras kepada masyarakat pada siang menjelang sore, (16/3/2026), masyarakat diajak untuk berbuka puasa bersama Muhammad Syauqie di Rins Ballroom, Jalan Kapten Mulyono.

Buka puasa bersama.

”Ada lebih dari 2.000 masyarakat yany datang langsung menghadiri buka puasa bersama. Kami selaku panitia penyelenggara, sangat berterima kasih kepada Pak Syauqie yang secara khusus datang ke Sampit, menyapa dan berbagi beras untuk warga Sampit tanpa membedakan warna politik,” ujarnya.

Program PANsar murah merupakan bagian dari gerakan nasional Partai Amanat Nasional (PAN) yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah selama bulan suci Ramadan.

”Melalui Ketua Ibu Putri, kami memiliki program PANsar atau pasar murah yang dilaksanakan se-Indonesia selama bulan Ramadan. Untuk di tempat kita, pasar murah itu kita ganti menjadi pasar gratis,” ujar Muhammad Syauqie, Senin (16/3/2026).

Dia menjelaskan, sasaran utama program tersebut adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

”Sasarannya adalah masyarakat kita untuk ketahanan pangan. Memang tidak banyak, tetapi insyaallah kita masih bisa berbagi. Tujuannya membuat kebaikan di bulan Ramadan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, anggota legislatif dari fraksi tersebut turun langsung ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan sembako dengan konsep tebus murah atau bahkan gratis di sejumlah daerah.

Dalam program tersebut, masyarakat biasanya dapat memperoleh paket sembako dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar.

Di beberapa daerah bahkan hanya perlu menebus dengan harga sangat murah, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

”Program ini juga merupakan bagian dari instruksi pimpinan partai agar seluruh anggota legislatif dari Fraksi PAN hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan bantuan nyata selama bulan suci Ramadan. Puluhan ribu paket sembako telah didistribusikan di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Selain program pasar murah atau pasar gratis, rangkaian kegiatan Ramadan yang digagas PAN secara nasional juga mencakup sejumlah program sosial lainnya seperti mudik gratis bagi masyarakat serta berbagai kegiatan berbagi selama bulan suci.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di tengah momentum Ramadan.

Melalui kegiatan ini, Syauqie berharap bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat bagi masyarakat Kotim, terutama dalam menghadapi kebutuhan pangan selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

”Yang penting niat kita adalah berbagi dan membantu masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua,” tandasnya. (hgn)