Intinya sih...

• Briptu K, seorang anggota Polres Kotawaringin Timur (Kotim), resmi ditahan di ruang tahanan khusus Seksi Profesi dan Pengamanan (Provos) Polres Kotim.
• Penahanan ini dikonfirmasi pada Minggu (21/6/2026) terkait dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik Polri.
• Dugaan pelanggaran tersebut mengikuti insiden penggerebekan pada Selasa (16/6/2026) malam di Perumahan Bintang Wijaya Makmur, Sampit.
• Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko menyatakan penahanan ini bertujuan agar proses pemeriksaan berjalan maksimal dan sebagai wujud penegakan transparansi internal kepolisian.

SAMPIT, kanalindependen.id – Lima hari berlalu sejak sebuah kegaduhan memecah malam di Perumahan Bintang Wijaya Makmur, Sampit.

Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim) merilis kepastian hukum perihal insiden tersebut. Briptu K dipastikan kini berada di ruang tahanan khusus Seksi Profesi dan Pengamanan (Provos).

Keterangan resmi ini turun pada Minggu (21/6/2026), mengonfirmasi derasnya informasi yang telanjur menyebar soal penggerebekan dugaan perselingkuhan yang menyeret nama aparat penegak hukum.

Mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Kasi Humas AKP Edy Wiyoko menyatakan penahanan tersebut merupakan wujud penegakan transparansi internal kepolisian.

”Kami sampaikan bahwa yang bersangkutan sudah resmi diamankan di ruang tahanan khusus Provos Polres Kotim. Langkah ini diambil agar proses pemeriksaan berjalan maksimal,” ujar Edy dalam keterangannya.

Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko.
Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko.

Lembar rilis itu terbilang irit detail. Tidak ada rincian pasti soal substansi perbuatan, melainkan sekadar dibunyikan sebagai dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik Polri.

Kendati demikian, langkah penahanan ini menguatkan kesaksian warga sekitar, yakni Briptu K diduga kuat terlibat perselingkuhan dengan seorang Bhayangkari, istri rekan sejawatnya sendiri, yang berujung pada insiden penggerebekan Selasa (16/6/2026) malam.

Malam kejadian itu masih membekas dalam ingatan Azid, salah satu penghuni kompleks.

Dia ikut bergegas keluar rumah tatkala suara teriakan mendadak muncul.

”Saat mendengar teriakan, saya bergegas keluar rumah. Warga lain juga keluar. Ternyata bukan maling, tapi katanya ada anggota yang menggerebek istrinya selingkuh dengan anggota polisi yang lain,” kata Azid, Jumat (19/6/2026).

Rentetan penuturan warga di lokasi menyebutkan, sosok yang memimpin penggerebekan tak lain adalah suami perempuan berinisial A, yang juga berdinas di salah satu Polsek jajaran.

Briptu K, rekan satu angkatan sang suami, dikabarkan sempat melarikan diri saat insiden tersebut.

”Informasinya sih sudah dilaporkan ke Seksi Propam Polres Kotim,” ujar Azid.

Rilis resmi kepolisian memperlihatkan proses penegakan disiplin di internal Polres Kotim kini sepenuhnya bergulir.

Kendati demikian, keterangan itu sama sekali tidak menyinggung nasib maupun status personel yang menjadi pelapor dalam kasus ini. (ign)