• Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memulai proyek pengaspalan Jalan Jaksa Agung di Kota Sampit pada Senin, 2 November 2026.
• Proyek ini bertujuan mengoptimalkan jalan tersebut sebagai jalur alternatif vital setelah penutupan akses di kawasan runway Bandara H. Asan Sampit.
• Bupati Halikinnor menargetkan seluruh proses pengaspalan dapat tuntas dalam waktu 10 hari kerja.
• Selama pengerjaan, sistem buka-tutup satu sisi jalur diterapkan dan masyarakat diimbau untuk bersabar atas ketidaknyamanan sementara.
SAMPIT, Kanalindependen.id – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) resmi memulai proyek pengaspalan Jalan Jaksa Agung di Kota Sampit, Senin (2/11/2026). Langkah penanganan infrastruktur ini difokuskan pada bagian badan jalan yang sebelumnya belum tersentuh aspal, guna mengoptimalkan peran rute tersebut sebagai jalur alternatif vital pasca-penutupan akses jalan di kawasan runway Bandara H. Asan Sampit.
Bupati Kotim Halikinnor meninjau langsung ke lapangan untuk mengawasi ketepatan pengerjaan konstruksi serta memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis.
Guna menjaga mobilitas warga tetap bergerak selama masa perbaikan, sistem buka-tutup satu sisi jalur diterapkan secara bergantian. Pengaturan ini membuat arus kendaraan berpotensi melambat sehingga pengguna jalan imbau mengurangi kecepatan dan mematuhi arahan petugas di lokasi.
Bupati Halikinnor meminta pengertian dan kesabaran masyarakat pengguna jalan atas ketidaknyamanan sementara ini.
“Mohon masyarakat bersabar dan memaklumi sementara waktu. Jalan ini kita aspal supaya lebih mulus dan nyaman dilalui. Memang perjalanan sedikit terganggu karena pengerjaan menggunakan sebelah jalur terlebih dahulu,” imbau Halikinnor di lokasi peninjauan, Senin (2/11/2026).
Target 10 Hari Selesai, Penunjang Utama Konektivitas Jalur Alternatif Bandara
Bupati Halikinnor menargetkan seluruh proses pengaspalan Jalan Jaksa Agung dapat tuntas secara optimal dalam waktu 10 hari kerja. Penuntasan tepat waktu ini sangat krusial mengingat tingginya volume kendaraan yang teralihkan dari area runway Bandara H. Asan.
Kehadiran pengaspalan Jalan Jaksa Agung akan memberikan kepastian kenyamanan serta efisiensi waktu tempuh bagi warga yang hendak menuju kawasan perkotaan Sampit maupun area perimeter bandara.
Pihak pelaksana proyek bersama Dinas Perhubungan Kotim terus memperketat rambu-rambu pengaman dan skema pengalihan arus agar tidak memicu kemacetan parah di jam-jam sibuk.
Pengaspalan Jalan Jaksa Agung merupakan langkah taktis dan responsif Pemkab Kotim dalam mengatasi dampak pengalihan arus akibat pengembangan kawasan penerbangan Bandara H. Asan. Rute alternatif beraspal mulus sangat diperlukan agar beban jalan lain tidak cepat rusak akibat lonjakan arus kendaraan.
Kotim dan Dinas PUPR Kotim didesak mengawasi ketebalan dan kepadatan campuran aspal (hotmix) agar jalan alternatif ini tidak cepat terkelupas saat diguyur hujan deras pancaroba.
Mengingat peran vitalnya sebagai jalur pengganti area bandara, Jalan Jaksa Agung dituntut untuk segera melengkapi fasilitas keselamatan jalan seperti marka jalan, cermin tikungan, dan lampu PJU demi mencegah kecelakaan lalu lintas malam hari. (***)