• Seorang pelajar SMK Negeri 2 Sampit bernama Ananda Putra Wijaya (19) dilaporkan menghilang dan diduga tenggelam di Danau Bina Karya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
• Peristiwa ini terjadi pada Kamis sore, 26 Februari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB, ketika korban berenang bersama teman-temannya.
• Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menjelaskan bahwa korban diduga kelelahan saat berenang mengejar teman-temannya di danau.
• BPBD Kotim telah mengerahkan satu unit perahu karet dan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan Pos SAR Sampit untuk memperkuat pencarian.
• Pihak keluarga, termasuk orang tua korban yang berada di Bagendang, telah dihubungi dan sedang dalam perjalanan menuju Sampit.
• Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian Ananda Putra Wijaya masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
SAMPIT, Kanalindependen.id – Seorang pelajar SMK Negeri 2 Sampit dilaporkan menghilang dan diduga tenggelam saat berenang di Danau Bina Karya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis sore (26/2/2026).
Korban diketahui bernama Ananda Putra Wijaya (19). Berdasarkan informasi awal, korban berenang bersama teman-temannya sebelum akhirnya diduga kelelahan dan tenggelam.
Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
“Korban berenang menuju titik tertentu untuk mengejar kawan-kawannya, jaraknya sekitar 75 sampai 100 meter dari tepi danau. Diduga karena kelelahan, korban kemudian tenggelam,” ujar Multazam.
Usai menerima laporan, BPBD Kotim langsung bergerak cepat dengan menurunkan satu unit perahu karet ke lokasi kejadian. Tim gabungan melakukan upaya pencarian dengan penyelaman di sekitar titik korban terakhir terlihat.
“Kami sudah meluncurkan satu unit perahu karet dan mencoba melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.
Selain itu, BPBD Kotim juga telah berkoordinasi dengan Pos SAR Sampit untuk memperkuat upaya pencarian korban.
“Kami masih menunggu bantuan dari Pos SAR Sampit, mudah-mudahan bisa segera berkolaborasi dalam proses pencarian,” katanya.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah dihubungi. Orang tua Ananda diketahui berada di Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Sampit.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (***)